SEPASANG MATA ELANG

Ada yang tak pernah akan kembali kedalam hidup ini. Itu adalah masa lalu. Masa lalu adalah sebuah waktu yang telah berlalu. Sesuatu yang telah menjadi kenangan di masa yang akan datang. Hal yang akan menjadi cerita di kehidupan selanjutnya. Ada masa lalu yang membahagiakan dan selalu ingin di kenang, tak jarang pula masa lalu yang menyedihkan yang ingin dilupakan. Hari ini aku ingin bercerita tentang sepasang mata elang.

ya…. Sepasang mata elang yang aku lihat di balik dinding keilmuan. Aku menyebutnya keilmuan karena ditempat itu aku mendapatkan banyak sekali ilmu. Ilmu pengetahuan dan Ilmu kehidupan. Ilmu yang bisa membuat aku menulis, membaca, berbicara, berpikir dan memilih. Ilmu yang membuat aku haus dan merasa semakin bodoh dibuatnya. Padahal Tuhan selalu mengajarkan kita untuk bersyukur.

Sepasang mata itu tak pernah ku lihat lagi seusai aku belajar di pendidikan tingkat pertama ku. Aku tak lagi bisa mencuri sinarnya setiap pagi, karena jalan kami berbeda. Status ekonomi dan status sosial ku dan pemilik mata elang itu memang seperti langit dan bumi. Itulah sebabnya aku hanya bisa mencuri pandang saja tanpa ada rasa ingin memiliki.

Suatu ketika rasa itu memenuhi hati ku, tetapi dengan sengaja aku menepisnya. Segera terjaga dari mimpi – mimpi itu. Iya,, aku memang hanya bisa memimpikannya, karena sudah ku bilang kita mempunyai banyak perbedaan. Walau katanya perbedaan itu bukanlah menjadi jurang untuk bisa bersama, namun bagi ku perbedaan itu adalah dinding.

Ada juga yang bilang hidup terada berwarna bila dipenuhi dnegan perbedaan – perbedaan. Tetap saja bagi ku itu hanyalah sebuah rangkaian kata. Walaupun aku juga percaya perbedaan itu indah, tetapi tidak sepenuhnya percaya. Tidak semua hal yang berbeda itu indah, begitu juga tidak semua hal yang memiliki persamaan itu indah. Keindahan itu hanya bisa dinikmati karena adanya rasa syukur.

Setiap langkah kaki aku selalu berdo’a, pertemukan aku dengan sepasang mata elang itu. Sepasang mata yang membuat separuh usia ku, ku pergunakan untuk berusaha mencapai titik kesetaraan. Kesetaraan dalam kehidupan sosial dan ekonomi, karena tanpa itu aku tak akan bisa melihatnya lagi.

Jogja, 2015- 10- 15

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s